Biaya Buat Baru Kartu Debit GPN BNI

Biaya Buat Baru Kartu Debit GPN BNI
Biaya Buat Baru Kartu Debit GPN BNI

Keberadaan kartu debit atau kartu ATM menjadi sangat penting bagi saya pribadi khususnya untuk transaksi setor tunai di mesin ATM BNI Autodebet. Alasannya tidak lain karena lokasi kantor cabang Bank BNI relatif lebih jauh untuk dijangkau dibandingkan lokasi mesin ATM setor tunai. Lagian tidak perlu ambil nomor antrian, paling juga di mesin ATM yang antri 1 atau 2 orang saja.

Sekitar 2 minggu yang lalu kebetulan saya ada keperluan ke kota Denpasar melintasi mesin ATM BNI Autodebet karena posisinya tepat di sisi kiri jalan jadi saya putuskan untuk minggir melakukan setor tunai. Singkat cerita entah mengapa sampai lebih dari 3 kali kode PIN yang sudah sangat valid saya input namun mesin ATM mengatakan kode PIN salah sampai akhirnya kartu debit BNI terblokir. Ini adalah kejadian sudah ketiga kalinya sejak dua bulan terakhir, saya putuskan untuk ganti kartu debit BNI.

Kartu debit yang saya gunakan saat itu adalah jenis kartu debit silver BNI dengan logo MasterCard, fiturnya paling basic dibanding debit card BNI lainnya, jika digunakan untuk tarik tunai saldo di mesin ATM hanya memungkinkan maksimal Rp5.000.000. Tapi saya tidak terlalu berkepentingan dengan tarik tunai toh rekening BNI lebih banyak transaksi secara online.

Kali ini saya putuskan untuk ganti kartu debit BNI baru dengan kartu debit berlogo GPN (Gerbang Pembayaran Nasional) BNI. Kebetulan ketika terakhir kali ke kantor cabang Bank BNI untuk buka blokir kartu debit saya meminta lembaran formulir untuk pembuatan kartu debit BNI, semua data saya isi di rumah begitu tiba di kantor cabang Bank BNI dan dilayan customer service tinggal menyerahkan formulir berserta dokumen buku rekening tabungan, kartu debit yang terblokir, dan kartu identitas diri asli saya juga bahwa fotocopy KTP.

Customer service langsung memverifikasi beberapa data dan dijelaskan fitur dari kartu debit GPN BNI satu yang saya ingat pasti adalah jenis kartu debit ini memiliki biaya lebih murah ketika digunakan transaksi di mesin ATM bank lainnya. Customer service juga meminta biaya administrasi Rp20.000 untuk pembuatan kartu debit GPN BNI.

Sedangkan untuk kartu debit silver BNI dengan logo MasterCard yang saya miliki sebelumnya diambil kembali oleh bank BNI dengan kondisi dipotong, cukup sadis ya hehehe.

Begitu kartu debit GPN BNI diserahkan bolak-balik saya perhatikan di bagian depannya ada logo mirip burung dengan tulisan GPN, keseluruhan warnanya hijau tua dan logo Bank BNI di pojok kanan atas. Saya pun baru menyadari tidak ada logo tambahan baik logo MasterCard maupun logo Visa yang artinya kartu ini tidak akan memungkinkan jika nantinya kita gunakan untuk transaksi di luar negeri. Seperti yang kita ketahui transaksi internasional saat ini paling banyak menggunakan jasa MasterCard dan Visa.

Tapi tidak terlalu bermasalah toh saya masih bisa transaksi dengan yang namanya Debit Online BNI atau mungkin Anda kenal dengan yang namanya VCN BNI. Ini adalah jenis virtual card number berupa debit online yang bisa kita isi saldo sebelum digunakan untuk transaksi. Produk ini adalah kerjasama antara Bank BNI dengan MasterCard. Jika memang butuh transaksi di luar negeri yang support dengan MasterCard ya saya tinggal request kode VCN BNI.

Baca juga: Cashback Rp250.000 Belanja Online Kartu Debit PermataMe

Jadi, ketika saya ganti baru kartu debit GPN BNI di kantor cabang Bank BNI dikenakan biaya administrasi sebesar Rp20.000. Saya tidak tahu apakah biaya ini berlaku untuk skala nasional atau hanya regional tertentu karena tidak sempat saya tanyakan ke customer service.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Biaya Buat Baru Kartu Debit GPN BNI"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel