Rabu, 01 Agustus 2018

Apakah Investasi Peer To Peer Lending Amartha Aman?

Apakah Investasi Peer To Peer Lending Amartha Aman?
Apakah Investasi Peer To Peer Lending Amartha Aman?

Bicara investasi di zaman sekarang sepertinya bukanlah hal tabu, buktinya bisa kita lihat berbagai produk investasi wara wiri menampakan diri dalam bentuk iklan baik di media tayangan televisi begitu juga ketika kita browsing di internet. Seiring dengan perkembangan dunia digital pilihan platform investasi juga semakin banyak dan yang mulai naik ke permukaan adalah teknologi finansial (fintek).

Menjamurnya perusahaan fintek sempat membuat Otoritas Jasa Keuangan kelabakan, tidak tanggung-tanggung di awal tahun 2016 saja mencuat puluhan perusahaan teknologi finansial berbasis pembiayaan online. Pengguna bisa mengajukan pinjaman secara online di mana dananya bersumber dari penggunaan lainnya dalam bentuk investasi yang selanjutnya disebut dengan penanam modal atau pendana.

Karena didalamnya ada unsur penghimpunan dana masyarakat yang kemudian disalurkan dalam bentuk investasi maka sudah menjadi kewajiban bagi Otoritas Jasa Keuangan mengawasi aktivitas ini. Karena akhir-akhir ini sering kita lihat di media televisi pemberitaan investasi bodong, tergiur dengan hasil return investasi tinggi akhirnya tertipu karena perusahaan bangkrut.

Di sinilah kemudian Otoritas Jasa Keuangan bergerak cepat meminimalisir pergerakan investasi bodong melalui metode verifikasi dan pengawasan terhadap perusahaan teknologi finansial. Beberapa perusahaan telah melewati proses verifikasi dan mendapat izin operasional salah satunya adalah Amartha. Amartha adalah perusahaan investasi peer to peer lending bisa dimanfaatkan oleh masyarakat untuk mendapatkan pendanaan atau pinjaman online berbasis Syariah khususnya bagi kaum perempuan yang sedang mengembangkan UMKM. Masyarakat yang ingin berinvestasi memberikan pendanaan difasilitasi oleh Amartha dengan sistem bagi hasil.

Amartha sebagai perusahaan finansial teknologi telah beroperasi sejak tahun 2010 dengan sistem kerja pinjam-meminjam online. Meskipun sistemnya online bukan berarti pemilihan mitra usaha dalam ini pengajuan pinjaman sepenuhnya online, verifikasinya tetaplah secara offline. Dimana nantinya ibu-ibu yang membutuhkan dana untuk UMKM diwajibkan membuat sebuah kelompok dengan jumlah minimal 10 orang, setiap 1 minggu sekali diadakan pertemuan sampai dengan 4 kali pertemuan. Pada pertemuan terakhir barulah diputuskan dan dana dari investor bisa dicairkan.

Amartha menerapkan sistem tanggung renteng, ketika di dalam satu kelompok terjadi gagal bayar pada salah satu anggota maka anggota lainnya akan ikut menanggung. Tentu saja ini berita baik bagi investor yang melakukan pendanaan di Amartha. Selain sistem ini Amartha juga telah bekerja sama dengan perusahaan asuransi kredit yaitu Jamkrindo, opsi ini diberikan bagi pendana. Apabila terjadi gagal bayar oleh mitra usaha maka pihak Jamkrindo mencairkan klaim asuransi, persentasenya telah ditentukan.

Sesuai pengalaman pribadi sudah hampir 2 tahun saya menempatkan dana untuk investasi di Amartha dan syukur sejauh ini tidak menemukan kendala berarti bahkan seluruh mitra usaha berstatus lancar untuk pembayaran pinjaman. Namun demikian tidak sekalipun saya berusaha mendorong yang lainnya ikut bergabung karena sejatinya setiap investasi memiliki risikonya masing-masing maka dari itu kita wajib memahaminya.

Hanya saja karena sebagian besar dari kita masuk ke halaman ini mempertanyakan, apakah investasi peer to peer lending di amartha itu aman? Untuk saat ini saya katakan "Ya" berpatokan dari verifikasi dan izin operasional Otoritas Jasa Keuangan serta pilihan pembelian produk asuransi pinjaman Jamkrindo ketika pendanaan dilakukan.

Sedikit tips, bagi yang baru memulai menempatkan dana untuk investasi online sebaiknya mulai dengan nominal sekecil mungkin, jangan terlalu tergiur dengan bunga return investasi tinggi, lalu pastikan telah terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan. Ini semua memang tidak menjamin investasi akan berjalan lancar tetapi setidaknya meminimalisir kita terjerumus dalam investasi bodong.

Baca juga: Pilih Investasi Emas Perhiasan atau Emas Batangan?

Meskipun saya sudah cukup lama menempatkan dana untuk investasi peer to peer lending di Amartha tetap menghimbau bagi masyarakat untuk lebih berhati-hati khususnya ketika memilih platform investasi. Satu lagi, "Jangan tempatkan telur dalam satu keranjang".

Apakah Investasi Peer To Peer Lending Amartha Aman? Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Adiana Putra