Senin, 02 Juli 2018

Harga Sewa Domain TLD Semakin Mahal Saja

Harga Sewa Domain TLD Semakin Mahal Saja
Harga Sewa Domain TLD Semakin Mahal Saja

Salah satu domain yang saya kelola dalam hitungan jari beberapa hari kedepan akan kadaluarsa Jadi mesti segera diperpanjang tentunya tidak gratis karena merupakan domain TLD dimana sebelumnya blog tersebut memakai hosting gratisan dari blogspot mendapat free domain dengan extension blogspot.com.

Saya masih ingat betul ketika pertama kali beli sewa domain tahun 2011 di salah satu penyedia domain lokal ketika itu harganya masih sekitar Rp90.000 per tahun untuk domain TLD extension dot com. Tadi setelah saya check out order perpanjang domain nominalnya naik drastis diatas Rp130.000.

Order Detail
Order Detail

Harga sewa domain tersebut sudah termasuk pajak PPN 10%. Sebelumnya pemerintah telah membuat kebijakan bahwa setiap transaksi jual beli online dikenakan pajak PPN salah satunya adalah pembelian sewa domain. Jika dilihat secara global saya bandingkan dengan website luar penyedia jasa sewa domain harganya relatif sama. Di mana mereka menggunakan dollar sebagai patokan harga dan bahkan di beberapa website harganya menjadi lebih tinggi karena harga dollar saat ini cenderung naik.

Naiknya harga sewa domain TLD tentu menjadi situasi kurang nyaman bagi kawan-kawan peternak domain. Saya pun demikian, ada sekitar 4 domain berstatus menganggur belum dipasang pada blog. Ini merupakan pemborosan tentunya.

Nilai positif yang bisa kita ambil dari semakin naiknya harga sewa domain TLD membuat kita harus benar-benar memaksimalkan domain tersebut dengan kata lain menjadikannya sebuah website atau blog berkualitas sehingga bisa menghasilkan pundi-pundi setidaknya untuk menutupi harga sewa per tahunnya. Syukur sampai sejauh ini saya masih bisa membayar biaya harga sewa domain TLD dari earning yang didapat masing-masing blog.

Karena kepastian harga sewa domain TLD ke depannya akan terus meningkat sehingga kita pun perlu selektif dan pintar-pintar dalam memilih nama domain baik untuk branding ataupun untuk keperluan blog personal. Seperti halnya pengelola blok maupun web lainnya saya lebih memilih jenis domain dengan extension dot com alasannya tentu saja website dengan domain .com lebih dikenal luas. Kita juga mesti berusaha membuat domain agar mudah diingat visitor tekniknya pilih nama domain sependek mungkin serta unik dan memiliki ciri khas.

Sebagian besar teman-teman blogger melakukan beberapa kajian sebelum memutuskan untuk menyewa sebuah domain. Tool yang paling sering digunakan adalah Google Trend, namun saya pribadi jarang melakukannya karena kebanyakan blog yang saya buat berdasarkan hobi semata atau berkaitan dengan aktivitas sehari-hari. Pengunjungnya memang tidak akan naik secara signifikan dalam waktu dekat jika kita tidak melakukan researching terlebih dahulu untuk memastikan jumlah kompetitor.

Baca juga: Cara Mengatasi Peringatan Pelanggaran Google AdSense

Kembali ke topik utama, sebenarnya kita bisa saja mendapatkan harga sewa domain TLD lebih murah namun sewaktu-waktu ketika website penyedia domain sedang memberikan voucher diskon potongan harga dan ini pernah sekali saya dapatkan, jika tidak salah sudah 3 tahun yang lalu hehehe..!

Jika dikalkulasi, pengeluaran saya untuk membuat blog relatif lebih murah dibandingkan dengan kawan-kawan lainnya karena memakai hosting gratisan Blogger Blogspot dan hampir tidak pernah mengeluarkan biaya tambahan diluar sewa domain TLD seperti untuk biaya SEO. Sebagian blog saya bangun secara manual hanya mengandalkan artikel pada postingan dan tidak terlalu banyak backlink.

Oke, sekian dulu curhat kali ini karena tadi benar-benar kaget lihat harga sewa domain TLD jauh meroket dibanding tahun-tahun sebelumnya. Salah satu faktornya adalah kita mesti menanggung biaya pajak PPN 10% untuk kemajuan bangsa. :D

Harga Sewa Domain TLD Semakin Mahal Saja Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Adiana Putra