Artikel Informasi Kesehatan, Bank, Blog, Internet, Tekno

Peringatan!! Untuk Keamanan Gunakan Web Browser Google Chrome

Senin, 07 Maret 2016

Bahaya Anak Tidak Imunisasi Polio

Bahaya Anak Tidak Imunisasi Polio - Di usia 0 hingga 3 tahun adalah periode emas pertumbuhan dan perkembangan otak anak. Masa-masa inilah yang akan menentukan tahap periode tumbuh kembang berikutnya serta kemampuan intelektual.

Sedangkan usia 4 hingga 5 tahun adalah periode lanjutan dimana pada usia tersebut kotak mencapai proses perkembangan maksimal jadi penting bagi orang tua di usia 0 hingga 5 tahun memberikan nutrisi juga perlindungan kesehatan secara optimal.

Bahaya Anak Tidak Imunisasi Polio
Ilustrasi Pemberian Imunisasi Polio

Disinilah tantangannya karena di usia balita banyak sekali potensi terjadi masalah kesehatan pada anak mulai yang paling umum seperti diare dan panas demam suhu tubuh tinggi hingga penyakit yang lebih serius yaitu penyakit polio.

Penyakit polio adalah infeksi menular diakibatkan oleh mikroorganisme yaitu virus bernama poliovirus. Metode penyebarannya adalah virus ini masuk ke dalam mulut kemudian melakukan invasi di saluran pencernaan dan berkembang di sana.

Dari situ virus kemudian masuk aliran darah menyebar ke seluruh tubuh hingga akhirnya menyebabkan infeksi sistemik dengan tujuan utamanya adalah merusak jaringan saraf. Sampai saat ini virus penyebab penyakit polio tidak ada obatnya tetapi bisa dicegah.

Virus secara aktif bisa merusak proses pertumbuhan dan perkembangan otak dimana efek paling berat adalah gangguan motorik kelumpuhan sementara atau bahkan permanen.

Pada proses awal masuknya virus ke dalam tubuh memang tidak menimbulkan gejala spesifik langsung dan ini yang bahaya tidak disadari oleh orang tua. Hingga pada akhirnya masa inkubasi kurang lebih 20 hari barulah balita menunjukkan tanda gejala klinis seperti di bawah ini.

Demam hingga diatas 38 derajat celcius.
Anak mengeluh pusing dan sakit tenggorokan.
Beberapa kasus diawali dengan gejala diare.
Nyeri otot
Penurunan kekuatan tubuh seperti lesu.

Berikutnya virus polio menyebabkan kerusakan pada sistem saraf vertebra atau tulang belakang juga pada bagian batang otak sehingga mengganggu motorik. Pada kasus nonpermanen dalam beberapa minggu sembuh tetapi apabila permanen akan mengakibatkan kelumpuhan seumur hidup.

Situasi ini sebenarnya bisa dihindari apabila anak balita diberikan imunisasi polio, apalagi ini memang menjadi program kesehatan pemerintah dengan memberikan vaksin atau imunisasi polio secara gratis biasanya diadakan secara serentak di seluruh Indonesia.

Bahaya Anak Tidak Imunisasi Polio
Pekan Imunisasi Nasional Polio 8 - 15 Maret 2016

Dengan pemberian vaksin maka tubuh balita akan memproduksi antibodi khusus untuk menangkal virus polio. Antibodi memiliki fungsi menjaga tubuh dari serangan antigen seperti halnya angkatan bersenjata di negara kita.

Jadi bagi orang tua mari bersama-sama mensukseskan program pemerintah untuk menjadikan Indonesia bebas penyakit polio dengan memberikan imunisasi polio kepada balita.

Bahaya Anak Tidak Imunisasi Polio Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Adiana Putra